“..As Long As I Live ..” [miniFict GeunღShin] session 4


Title : “..As Long As I Live ..”

Cast :

Jang Geun Seok

Park Shin Hye

Genre : Angst, Romance

Rate : PG

Scene : 1/16

“Eh. Baguslah. Ayo naik bus saja.” katanya yang langsung melengos meninggalkan sang pria muda yang masih melongo memandagi tingkah laku aneh sang gadis.

“Kalau dilihat dari jalannya yang begitu cepat. Seharusnya dia itu orang penting, atau kalau tidak anak manja. Tapi dari mana dia berasal ?” katanya sembari bergeming sendiri.

“Kau tidak punya saudara, ya ? masa sudah jam segini, tak ada seorang pun yang menghubungimu ?” kata sang gadis yang terus berjalan tanpa henti di depan sang pria muda.

“Di keluarga Jang. Aku memang anak laki – laki satu – satunya. Jadi mana mungkin aku punya saudara ? kecuali memang kalau ada yang mau menjadi saudaraku.” Balasa sang pria muda namun berhenti tiba – tiba. Membuat sang gadis harus terpaksa menghampiri ke arahnya.

Mendadak ada sebuah bus berhenti di samping mereka. Bus itu pun membunyikan klaksonnya. Membuat sang gadia muda tersenyum riang melihatnya.

“Yay. Akhirnya. Bua yang kita nanti – natikan datang. Ayo, kita pergi..”

Sang pria pun membutunti di belakangnya. Mereka memilih sepasang seat yang berada di tengah. Untuk melihat pemandangan malam yang terutama terdapat lampu – lampu yang menghiasi banyak tempat di Nam Won malam hari. Tapi sang gadis malah tertidur pulas di bahu sang pria muda.

“Pasti dia sangat lelah. Seharian mengikutiku. Bahkan selarut ini dia belum makan. Kasihan sekali. Tapi entah kenapa setiap aku melihatnya aku jadi teringat oleh Amy, ya ? Mungkin karena sikap mereka berdua yang sangat mirip.” Gumam sang pria muda yang memandangi sang gadia yang tengah tertidur pulas di pundaknya itu.

“Eh, kita sudah sampai ya ? kenapa kau tak membangunkanku ? bagaimana kalau busny terus saja jalan ?” katanya yang tiba – tiba terbangn sebab bus yang menghentikan lajunya tiba – tiba. Namun memang sang pria muda tak berniat untuk membangunkannya.

“Maafkan aku.” Lalu sama – sama turun mengantarkan sang gadis harus selamat menuju rumahnya.

“Eh, katamu yang tadi aku bersedia untuk menjadai saudaramu, tuan Jang.” “Eh, itu ayahku sudah membukakan pintu. Ayo masuk.”

“Ah, tidak perlu ini sudah terlalu larut. Kapan – kapan saja.”

“Terima kasih sudah mengantar Shinhye putriku, anak muda.” Kata sang ayah gadis.

“Hei, sebutkan namamu.” Sergah sang gadis.

“Sukkie. Namaku Sukkie, tuan. Aku pulang dulu. Mari.”

ღღつづくღღ

About shiellafiollyamanda

"Wish my creation can inspire a lot of people, at least around me."
This entry was posted in NOVEL and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s