‘THE LOVELY BONES’, Korban Pembunuh Berantai


if you can not be the best, at least be part of the best .. ~ jika kau tak bisa menjadi yang terbaik, setidaknya jadilah bagian dari yang terbaik..

KapanLagi.com – Pemain: Saoirse Ronan, Rachel Weisz, Mark Wahlberg, Stanley Tucci, Susan Sarandon, Amanda Michalka, Rose McIver2,5 star
Oleh: Fatchur Rochim
Susie Salmon (Saoirse Ronan) sebenarnya hanya ingin mencari jalan paling singkat menuju rumahnya saat pulang sekolah. Celakanya ide sederhana ini berubah menjadi malapetaka ketika ia bertemu George Harvey (Stanley Tucci), tetangga Susie yang ternyata adalah seorang psikopat. Sayang semuanya sudah terlambat.
THE LOVELY BONES
George lantas memperkosa Susie dan menghabisi gadis belia ini. George kemudian memotong-motong tubuh Susie dan membuangnya di sebuah lubang di tempat yang terpencil. Tubuh Susie tak pernah ditemukan kecuali sepotong tangan yang tercecer saat George membuang tubuh Susie. Pasca kematian Susie ini, keluarga Susie mulai didera perasaan bersalah.
Perlahan keluarga yang semula harmonis ini mulai terpecah belah. Jack (Mark Wahlberg), ayah Susie mulai sering mengurung diri sementara Abigail (Rachel Weisz), ibu Susie mulai dekat dengan detektif Len Fenerman (Michael Imperioli) yang menyelidiki kasus kematian Susie. Pada saat petunjuk mengenai kematian Susie mulai terungkap, George Harvey telah lama menghilang sementara keluarga mendiang Susie pun sudah terpecah-belah.
THE LOVELY BONES
Menerjemahkan sebuah novel ke dalam bentuk visual memang bukan sebuah pekerjaan mudah. Meringkas novel setebal tiga ratus halaman lebih menjadi sebuah film dengan durasi sekitar dua jam adalah sebuah pekerjaan berat. Masalahnya, sang sutradara tidak hanya harus mengusung fakta dari versi cetak menjadi rangkaian gambar namun juga harus memindahkan roh dari kisah dalam tulisan ini ke bentuk baru.
Dalam sejarah, banyak sutradara yang gagal memenuhi tugas tersebut dan akhirnya film yang ia buat hanya jadi objek caci-maki para kritikus film atau penonton yang sudah membaca versi novel dari film itu. Untungnya kasus yang sama tidak terjadi pada film yang disutradarai oleh Peter Jackson ini. Paling tidak bisa secara garis besar, apa yang ingin dikisahkan Alice Sebold lewat novelnya bisa dituturkan Jackson lewat film ini.
THE LOVELY BONES
Terlepas dari itu, film sendiri adalah sebuah bentuk karya seni dan layak dinilai sebagai karya yang berdiri sendiri, terlepas dari sumbernya. Dalam hal ini, THE LOVELY BONES bisa dibilang cukup bagus meski tidak benar-benar fenomenal. Kalau alur cerita utama sudah bisa ditransfer maka yang jadi masalah adalah pembentukan karakter yang sepertinya masih belum sempurna. Bukan karena salah sang aktor namun lebih karena keterbatasan waktu sementara visualisasi dari bagian lain juga harus ditayangkan.
Secara umum, Saoirse Ronan bermain cukup bagus walaupun masih belum sebanding dengan permainannya dalam ATONEMENT tiga tahun yang lalu. Stanley Tucci yang bermain sebagai Harvey juga tak bisa dibilang buruk. Selebihnya, tak ada yang menonjol dari akting para pendukungnya.(kpl/roc)

Genre : Drama
Release Date : December 26, 2009
Director : Peter Jackson
Script : Peter Jackson, Fran Walsh, Philippa Boyens
Producer : Peter Jackson, Fran Walsh, Carolynne Cunningham, Aimée Peyronnet, Steven Spielberg
Distributor : Paramount Pictures, DreamWorks
Duration : 135 minutes
Budget : US$65 million
Official Site : www.lovelybones.com

About shiellafiollyamanda

"Wish my creation can inspire a lot of people, at least around me."
This entry was posted in review film. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s