Kurangnya Content untuk Acara Anak – Anak


Analisa Content dan Kemasan Media Massa pada Channel TV INDOSIAR

Menurut saya, content di channel INDOSIAR TV itu masih sangat kurang beragam. Terlalu banyak content untuk genre D (Dewasa), dan kurang sekali untuk tontonan anak – anak, R (Remaja), paling – paling hanya dimasukkan dalam content SU (Semua Umur) atau BO (Bimbingan Orang tua). Jauh lebih baik di program masa lampau yang menampilkan content tayangan untuk anak – anak, seperti musik minimal untuk acara yang ditayangkan di sore hari. Namun, sekarang justru tergeser dengan banyaknya penayangan film dan drama.

Selain itu, acara hiburan yang lebih banyak didominasi dengan film dan drama seri, serta sinetron, juga sedikit pula content yang menampilkan tayangan News. Hanya ada  4 penayangan minimal dalam sehari tayangan News, di pagi hari pukul 6 pagi, kemudian Siang hari pukul 12, sore pukul 3, dan dini hari pukul 12 malam. News tersebut pun juga yang murni Nws untuk informasi dan Edukasi, selebihnya News yang ditampilkan berupa News semacam Infotaintment. Sehingga lebih banyak unsur Entertaintment daripada unsur informasinya. Mungkin akan lebih baik bila ditambahkan program seperti jurnal atau sejenis discovery channel untuk referensi pengetahuan tentang alam dan budaya. Sejauh ini justru lebih banyak jurnal tentang kuliner yang disajikan. Itu pun biasa ditayangkan di hari – hari libur seperti hari Sabtu dan Minggu. Dan selebihnya di hari lain tetap didominasi oleh Sinetron, Film dan Drama.

Musik pun juga begitu. Selain musik yang hampir tidak ada untuk tontonan anak – anak, juga sepertinya tidak ada musik untuk kalangan para usia lanjut seperti musik nostalgia untuk era 70  hingga 80’an. Jika dahulu ada program content tentang Tembang Kenangan, namun sekarang sudah dihapuskan. Padahal seharusnya terpenuhi untuk semua kalangan bukan, seperti tayangan hiburan musik itu ? sekarang bahkan, hampir kesemuanya penayangan hanya ditujukan untuk remaja dan dewasa hingga usia 40’an.

Selain itu juga ada content seperti halnya media edukasi yang kurang untuk anak yang sejenis seperti penayangan pada channel Transt7 dimana ada Laptop Si Unyil yang banyak mengajarkan kepada anak – anak bagaimana teknik untuk membuat sesuatu, kumidan sisi manfaat dan kekurangan dari sesuatu. Jika dahulu ada program Club Disney di Indosiar, sekarang juga bahkan sudah dihapuskan. Padahal hal itu sebenarnya memberikan pendidikan khususnya untuk para anak – anak yang baru hendak menginjak remaja. Usia 7 – 12 tahun.

Sejauh ini dalam hal film, juga terlalu banyak Film import. Bahkan sepertinya hampir – hampir sedikit sekali film yang diproduksi dari dalam negeri untuk ditayangkan. Adapun Sinetron juga kebanyakan yag re-run atau yang sudah pernah tampil dan ditampilkan kembali, bisa terhitung beberapa yang benar – benar baru. Drama serial juga begitu, lebih banyak yang import. Kebanyakan yang ditayangkan sekarang ini adalah yang Asia. Kalau dahulu Bollywood, sekarang lebih ke drama serial yang berasala dari Asia Timur, seperti produksi Hong Kong, Taiwan, Jepang, Korea.

Content Olahraga juga tidak terdapat di channel tv ini, selain itu content religi juga sangat terbatas. Hanya dibatasi pada acara tayangan di pagi hari saja pada pukul 5 sampai dengan pukul 6.

Beberapa pendapat dari masyarakat mengenai penayangan di Channel INDOSIAR TV ini antara lain, “..sepertinya lebih cocok jadi TV drama sebab kebanyakan hampir drama yang mendominasi. Dari hari Senin hingga Jumat kita terus – terusan disodori drama…” “Acara anak – anak sudah tergeser dengan acara – acara FTV Remaja. Kasihan anak saya kalau mau nonton, harus nunggu hari Minggu pagi..” “Beriitanya kurang update, kebanyakan masalah itu – itu melulu yang dibahas, channel lain sibuk memberitakan ini, sini ikut – ikutan, sama aja kaya channel yang lain.” Namun ada juga pendapat yang justru menganggap gembira dengan adara susunan penayangan yang seperti ini adanya. “Seneng, sih. Banyak acara drama Koreanya. Daripada harus nonton Sinetron, males banget. Ceritanya gampang ditebak dan gak mendidik.” “Saya suka acara musiknya, mungkin lebih baik ditambah lagi aja jam tayangnya..”


About shiellafiollyamanda

"Wish my creation can inspire a lot of people, at least around me."
This entry was posted in ARTICLE and tagged . Bookmark the permalink.

One Response to Kurangnya Content untuk Acara Anak – Anak

  1. I simply want to mention I am new to blogging and site-building and really loved your web site. Very likely I’m want to bookmark your site . You really have wonderful posts. Bless you for sharing your website page.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s