All The Season


chapter 9 

Musibah di Tengah Kebahagiaan 

#Masih di Kamar Jean-Jimmy,,, Terjaga,,, 07;35 malam~

“AW,, AW,,, OUCHH,,,!!!” Jimmy yang merengek dan meringis kesakitan oleh sesuatu hal,, ya, yang ternyata hanya sebuh benda kecil yang mengganggu,, ya, meskipun itu adalah hadiahnya yang diberikan kepada Jean, istrinya itu,, biasa,, sebagai tanda cinta,,, yang sekian lama tak bertemu di awal pertemuan mereka itu,, kalian pasti tahu,, kalau mengikuti perjalanan cinta mereka itu,, pasangan orang penting,, juga pasangan korban anak yang kekurangan kasih sayang orang tua,, jadi selalu memperhatikan semua di sekelilingnya tanpa terkeculi,, oh,, benda kecil itu,, masih menancap di leher bawah Jimmy,, ya,, hampir mengenai kerongkongannya itu,, menusuk di situ,, dilihatnya wanita,, Jean yang masih terbaring,,, namun seketika itu pula dirinya wanita terbangun pasti,, begitu ikutan panik juga sebab tak biasanya Jimmy, sang suami itu berteriak hingga sejelas itu di depan telinganya wanita,, tahu,, iya, sebab mereka yang masih dalam posisi saling menumpu dan menopang itu, Jean yang dia atas Jimmy,, dan liontin yang menggelantung di tengah belahan Breast Jean itu,,, ah,, sudah tidak ada pikiran jorok kali ini,, hilang seketika melihat kondisi Jimmy yang kesakitan itu,,,,

“Kenapa,, sayang,, terjadi sesuatu pada Joe??” Jean yang tergopoh-gopoh kaget itu pun hanya menengadahkan kepala Jimmy untuk menghadap ke arahnya wanita seketika itu juga,, memegang tulang pipi Jimy yang menegang itu,, sedari tadi,, apa yang terjadi padanya,, kenapa dirinya begitu mengerang,, akh!! Aneh ternyata!!! Bagi Jean,, yang tak biasa melihat suaminya wanita yang berteriak-teriak tak pasti itu dipikirnya,, kau kenapa,, pikir Jean panjang,,,,,,, namun malah hanya gelengan kepala yang didapat Jean,, lalu apa lagi? Aneh,, aneh sekali,, argh!!!

“LALU KAU KENAPA? KATAKAN PADAKU, JIM!!!” bentak Jean yang kebingungan itu,,, Jimmy yang makin tak tega melihatnya wanita ikut-ikutan kesal karena sikapnya yang aneh itu pasti dipikirnya,,, Jimmy pun segera merogoh di bawah selimutnya,,, dengan tepat dirinya mengambil gantungan liontin kecil beraksen mahkota raja itu,, yang dipakai Jean semenjak kepulangannya ke Canada itu,, Jimmy pun menunjukkannya pada Jean,,, ini,, maksudnya semacam itulah,, argh!!!! Dirinya yang kebingungan itu pun akhirnya menjelaskan kepada istrinya yang sedari tadi juga nampak begitu kesal dengan ulahnya itu,,,, argh,, menyebalkan!! Harus bicara di saat yang tidak tepat begini,,, harusnya moment ini bisa menjadi moment yang terbaik bagi kami,, namun nyatanya malah lain,, argh!! Gemas Jimmy yang sedari tadi juga masih mengamati tatapan sinis Jean kedapanya,,

“argh!! Ini,, ini,, liontin mulikmu,, maaf, ya,, kalau mengganggu istirahatmu,, sayag,,,,!!aku-aku,,. Tertancap benda kecil ini,, argh!! Menyakitkan kau tahu!! Maaf, ya!!”

Jean yang sedari tadi trerdiam mendengar hal ini akhirnya pun angkat bicara juga,,,

“tak apa-apa,, justru akau yang harusnya minta maaf, sayang!!!” Hah?? Jawaban yang sangat di luar batasm,, itru yang membuatnya sedari tadi padahal sangat ghugup bagi Jimmy yang mengertikan apa maksud yang harus dia sampaikan kepada Jean,, namun malah,, hah? Sungguh benar-benar di luar dugan,, kali ini,,,

“a—a— apa?? Kau bilang apa tadi? Coba katakan sekali lagi, ya?” argh!! Jimmy yang membelalakkan matanya tanda bahwa dirinya yang cukup kaget juga dengan apa yang barusan didengarkannya itu dari mulut Jean,,,

“ehm,, benar,, tak aa-apa,, kau masih kesakitan? Yang mana? Aku tak bisa menyembuhkannya,, tapi hanya mengurangi sedikit,,,,” ucap Jean pelan sambil menarik kepala Jimmy yang sedari tadi di hadapannya terlihat bodoh sekali itu,,, ini,, ini,,,, ternyata,, Jean menciumnya,, memberikan sentuhan Brief Kiss-nya wanita yang sangat sempurna itu,, namun ya,, yang namanya brief kiss hanya selalu begitu,, kau tahulah,, argh!! Seperti itu,,, selalu pelan,, sebentar dan malu-malu,, kenapa harus begitu,, mereka bukan remaja lagi,, mereka ini kan sudah berkeluarga sekarang,, menjadi suami-istri dan mulai menjalankan tugas masing-masingh,, aww,,, membuat iri pasangan lain saja pasti,, sebba mereka yang meski pun sudah 7 tahun tapi,, masih tetap saja,, harmonis,, serasi,,, tak  tampak sedikit pun keretakan di antara mereka,, namun,, ya itulah,, wktu yang selalu memisahkan mereka,, kemarin untuk dinas,, namun kali ini,, argh,, masa harus begitu,, ini, kan, ulang tahun,, Joem,, pernikahan Hong Ki juga besok pagi,,, jangan ada pengganggu lagi,, harapan mereka..

“Eh..”

“ada apa,, sayang,,”

“tidak,, liontinnya bagus,, aku suka,, oh, ya,, tak lupa, kan, Yong hwa akan datag,, ayo kita bersiap-siap,, ini sudah jam 7 malam,, lebih malah!! Astaga,, 15 menit lagi mereka pasti akan sampai, ayo bersihkan diri,,, kau mandi di bawah, ya,, nampaknya, aku sedang akan haid,,, maaf!!”

“bagaimana kau bisa tahu?”

“ya, sebab hatiku tak tenang,,, biasanya ada pertanda kalau terjadi sesuatu pada wanita,,,”

“oh,,, begitu,, yang penting jangan terlalu capai,, saja,, nanti… Joe takl lekas punya adik,, mengerti? Baiklah aku mandi di bawah,, ayo,, sini,,, turun, pelan-pelan,, jangan bersentuhan dengan leherku, sakit,,,,”

“hm,” Jean pun membenamkan tubuhnya wanita ke selimut tebal itu sejenak,, dan langsung mengangakat tubuhnya wanita untuk segera berfikir,, menuju jamar mandinya,, ternyata tak mens,,, baguslah,, pikirnya,,

#Bayway Airport,, 08;10…..~

“Hai,,, hai,,, !!!” Teriak Jean sambil melambai-lambaikan tangannya wanita ke arah Yong Hwa dan Seo Hyun itu,, tak lain lagi mereka membawa Queen kecilnya,, Queen Rose,, Ya,, Stephenie Rose mereka, buah hati mereka,,,  itu,, dan sekarang hanya ada mereka,, dan Jimmy yang menunggu di dalam mobil di tempat parkir iru,, jadi hanya Jean yang menyambutnya beberapa kali dengan saap hangat dan sekedar berpelukan untuk saudara iparnya wanita itu,, hanya ditemani Joe juga,,,,, berpelukan melepas rindu,,, setelah 6 bulan, satu semester terahkir yang tak bertemu,, hahaha,,,, !!! ternyata ramai sekali,, meski hanya beranak satu itu,, sebab Rise,, ya,, pangilannya Queen itu,, yang  sedari tadi dari perjalanan menuju kediaman Jean-jimmy,, aunt dan uncle-nya gadis itu,, hah,, namun tak apa-apa,, lucu, justru Jean sangat senang  melihat respon baiknya itu,, dan mereka pun tiba di rumah,, mereka hanya menikmati kebersamaan itu,, hingga pernikahan Hong Ki datang,,

#Pernikahan Hong Ki,,, di Cathedral,,, 08;00 pagi~

Pernikahan yang berlangsung sangat meriah itu,, Hong Ki yang telah sukses itu,, kini telah menjadi seorang dokter juga,, tetapi lebih ke bagian laborat,, mendiagnosis penyakit,, bukan seperti Hyung-nya yang spesialis jantung itu,, hah,, semua juga telh selsai tak terasa,, semua kerabat yang datang sudah kembali duduk menyaksikan upacara pernikahan ini,, ya,, bagi mereka begitu., sebab dari keluarga yang dari mempelai wanitanya yaitu,, Khang Eun Hye,, yang bernama asli Yukina Kinori itu yang asli berdarah Jepang namun dibesarkan di Korea sejak lama,, yang kuga jurnalis dan seorang komikus manga itu,,  hanya tersenyum simpul.. entah kenapa,, hemm,, ternyata,, dirinya juga telah senang,, ya,, lagi-lagi.,, untuk yang kedua kalinya sang mempelai telah hamil duluan,, meski tak separah Seo Hyun yang menikah di kehamilannya wanita yang menuju 4 bulan,, namun Eun Hye yang masih 1 bulan belum tepat itu,, aneh,, hanya Jimmy dan Jean jadi yang tanpa masalah,, sebab hanya 4 hari setelah “first battle” itu mereka langsung menikah,, Jean yang mengerti arti dari senyuman Eun Hye itu,, hany atertunduk malu,, sebagai sesama wanita,,,, danm pergi keluar,, untuk segera memcari kado untuk Joe anaknya wanita,,,  Jimmy yang melihat Jean berlari keluar itu hanya mengikuti langkahnya wanita cepat dari belakang yang tak Jean ketahui,, namun sayang Jean yang tak melihat di jalanan yang diseberanginya itu,, malah,, begitu saja meluncur tak pasti,, argh!!!

“RgggggzzzzTTTT”

Suara tumbukan itu,, ya,, seperti sesuatu hantaman yang tajam,, menukik suatu benda,,, ya,, Jean itu,, tak salah, Jimmy pun tak sempat berpikir lain dan segera berlari ke arahnya wanit ayag mulai tersungkur,, namun sial,, mobil yang menabraknya wanita begitu saja meninggalkannya wnita yang mulai pingsan tergolek lemah itu,,, ya,, senuah mobil dengan kecepatan yang lumayan normal, starndart untuk mereka yang akan racing mungkin di halamnan depan yang berada sedikit menjorok ke gereja itu, bagaimna bisa mereka lari,, tanpa bertanggung jawb.,., Jimmy yang kalut,,, langsung berlari ke arah Jean-nya itu,,, menepuk-nepuk bahu Jean,, mengguncangkannya wanita,, beberapa kali, tanpa tersadar gaun putihnya wanita yang mulai berlumuran darah dari sekitar kai,, ke sekujur,,, tubunnya wnita kini,, menakutkan,, menyedihkan,, di saat-saat yang begiu membahagiakan kini,, Jimmy hanya bisa terdiam merenungi kejadian itu,, memeluk Jean yang terpejam di sisinya,, dan mengeluarkan phonecellnya untuk menelepon Yong Hwa,, untung,, beruntung sekali Jonas-nya datang,,

“bantu,, ayah,, bantu ayah,, bantu daddy-mu ini,,,, ya,, ?” kata Jimmy yang sedikit bergelayut itu,,, Joe pun segera membuka pintu mobil di belakangnya tepat,, meski tak samapi dengan tinggi badannya namun bisa saja,, demi sang ibunda,, keajaiban selalu ada,,, Joe yang tak sengaja menemukan seutas benda, ,yang mulai terputus hendak menjadi 2 bagian itu, segera memungutnya dan menaruhnya di kantong,, sebab sesuatu yang begitu familiar di matanya,, itu, ya,, tak asing,, tapi milik siapa,, kh!! Biarlah, yang penting sekarang jean,, dirinya segera masuk setelah Jean dibawa sang ayah masuk ke mobil itu, di bagian ‘middle seat’,, tak memungkinkan Jean yang ditaruh di depan,,, Joe segera mengikuti,, duduk di samping Jean untuk menjaganya selagi daddynya menyetir,, itu,,, akh,, Jean kau kenapa!!! Bagiamana ini bisa terjadi padaku,, bertahanlah demi kami semua,, demi bahagia yang akan datang di hari-hari kami,,,!!! Kau sudah berhutang janji pada kami untuk selalu menemani di tiap hari kamu,, meski itu menyedihkan seperti hari ini,, padahal,, Belize sudah menunggu di hadapan mata,, hanya tinggal 3 hari sisanya,, JEAN,, AYOLAH BANGUN,, Joe, doakan dirinya wanita lagi!!!,, ibumu yang selalu berlaku baik dan me nyayangi kita bahkan melebihi nyawanya wanita itu,, bagunlah,, untukku saja,, Jimmy pun menyetir sambil menangis…………  begitu juga Jean,, yang menutupi wajahnya yang di balik lipatan sikunya yang menumpu di lengan Jean,, mommy-nya itu,,,,,,,,,,,,,,


About shiellafiollyamanda

"Wish my creation can inspire a lot of people, at least around me."
This entry was posted in NOVEL. Bookmark the permalink.

One Response to All The Season

  1. Andrew Pelt says:

    I simply want to mention I am beginner to blogging and honestly loved this blog site. Very likely I’m likely to bookmark your site . You surely have impressive stories. Many thanks for sharing your website page.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s