All The Season


chapter 16

Tidak Ada yang Tidak 

#Masih Di Caye Ambar, Belmopen,, Belize,, 07;15 malam~

Jim yang masih saja terus menciumi Jean yang mulai tertarik tanpa sadar itu,, kenapa,, ya, tentu saja sebab tubuh Jimmy yang mulai menarik Jean itu dengan kedua tangannya,, dimana dirinya yang awalnya hanya menyentuh perlahan di bagian pelipis kepala Jean kemudian menuruninya ke tengkuknya wanita dan terakhir benar-benar gila,, selain dirinya yang memainkan bibir Jean tanpa henti,, nyaris sepuluh menit tanpa henti itu,, bahkan masih berlanjut hingga kini,, ya,, meski penuh cinta,,, iya, benar,, tak salah lagi,, namun bukan ini yang Jean harapkan,, sangat kasar,, bisa kalian bayangkan,, bagaimana Italian Kiss,,, bahkan membayangkan pun tak sanggup,, French Kiss saja sudah begitu membungkam mulut untuk menjelaskannya,, apa lagi Italian Kiss,, nampaknya Jimmy memang benar-benar ingin mempraktikan apa yang barusan dipelajarinya dari buku novel ternama legendary yang ditulis oleh seorang pujangga Italia,, entahlah siapa namanya,, yang jelas dia Pria,, kalau tak salah,, ya,, ini namanya,,,  Nezami Ganjavi, sungguh cerita Black Romance yang detail dengan bumbu dan unsure percintaan yang mendasari latar ceritanya,, hingga-hingga dengan mudah Jimmy yang cerdas dan mampu menyaring masukan ya, berbagai ‘input’ di kepalanya itu,, hanya dengan sekali baca,, ya,, tentu saja.. di sela-sela sengganggnya,, tentu sja,, yang telah mulai dilakukannya terhadap sang istri, Jean yang nampak mulai kewalahan meladeninya itu kini,,,

Jean yang makin terdorong ke depan itu,, mulutnya,, dan juga anggota tubuh atasnya wanita,,, yang hendak-hendak serasa akan menimpa di badan Jim itu kini,, sebab makin maju saja dari posisi tampak depan maupun samping dari awal semula duduk di kursi rodanya wanita itu, ya, makin sempit saja tempatnya bersandar,, hingga sudah tak menempel maupun merebah ke pegangan yang memapah di belakang punggungnya wanita sekedar untuk menahan itu,, sedikit gila,, namun,, benar-benar, Jean tak mampu bahkan untuk berteriak,, sekedar menghentikan tingkah liar,, sesosok Jim di hadapannya wanita yang tengah memperagakan bagaimana menjadi pejantan ala Italia itu,, bagaimana pun mulut mereka masih saling mengunci,, hingga tepat ke menit 12,, Jimmy pun yang mulai tersadar akan Jean yang posisinya wanita hendak mulai tersungkur jatuh tumpah itu,, dasar,, jim mulai kambuh lagi,, segera mengarahkan posisi Jean yang di ujung tanduk itu,, bagaimana tidak kalau tidak segera diposisikan kembali Jean bisa saja semakin parah kakinya wanita,, Jim,, Jimmy,,,, selalu saja berulah,,, ckckck!! Tak bosan-bosan-nya….

“kenapa,,, mengusap mulut kasar seperti itu,,,? Kau menyinggung perasaanku!!” sela Jimmy yang mulai memicingkan mata,, ya,,  aneh,, semakin kecil,, nyaris tak terlihat matanya itu,,, dimana sudah tajam sipit,, semakin sipit pula,, kendala tatapan singanya itu,,

“hei,, tatap mata singa-ku kalau kau berani, Jean,, kau itu kenapa?” Jean yang masih menyeringai kuda sedikit jijik,, entah karena kesakitan atau karena ulah nakal Jim, yang jelas dirinya sedikit mengerang,,,

“,,kasar sekali,,,”

“W-WHAT???” Jimmy yang tersentak dengan pernyataan Jean mulai mengeraskan volume suaranya…

“harusnya aku yang bilang,, ‘WHAT A HELL YOU!!!’” Jean pun berteriak kencang tak kalah hebatnya wanita dari pernyataan Jimmy-nya wanita,,

“kau, jadi,, marah,, gara-gara ini,, sama saja dengan kau—”

“apa,,, ha? Aku minta sesuatu, benda,, bukan itu!!!”

“arghh!! Katakan dahulu, kau itu tak nyaman dengan tadi, ha? Kau itu,, sama saja dengan tak mempercayai 1000 fairy and love tale,,, kau piker semua cerita itu dari Amerika apa?”

“maksudmu,, apa, Jim!!!” “itu semua,… cerita-cerita dongeng berawal dari Eropa,,, dan Inggris-Italia terutama,,, kau ini…. Membuat malu Amerika saja,, seperti itu tak tahu–” Jean pun yang merasa sedikit Jim menyindirnya wanita itu pun,, dengan gagap menjawab,,

“w—what u say!!! Yang jelas,, jelek,, sangat tidak romantis,,”

“heh,, JEAN,,, kau ini,, benar-benar keterlaluan,,, kau piker semua ballad love itu darimana,, semua dari Itali,, bahkan Romeo and Julliet–”

“iya,, kasar,,”

“ah,, terserah kau,, itu barusan,, sulit-sulit kupelajari tapi hasilnya sungguh di luar dugaan dan reaksimu sangat mengecewakan,,” Jean yang tersadar dengan apa yang mulai menyinggung perasaan Jimmy suaminya wanita itu pun mulai,, tersentak,,, memandangi Jimmy yang mendadak pergi membalik badannya yang mulai gerah itu sebab tak tahan adu mulut dengan Jean-nya wanita yang padahal dirinya sudah sengaja menyiapakan semua ini,, pesat ini,, ya,, surpize party yang berakhir berantakan bagi dirinya yang pada awalnya memang sempat tak ada masalah,, sempat berpikir sukses malah, malah,, ternyata,, berakhir sia-sia.. Jean yang panic itu pun,, sebab dirinya wanita juga yang tak mungkin mengejar Jimmy dengan kondisinya wanita sekarang simana seperti kejadian tujuh tahun lalu di rumah sakit ketika Jimmy yang shock atas kehamilan Jean,, beruntung Jimmy yang mengingat Jean-nya itu pun segera berbalik arah kembali untuk mendorong kursi Jean tanpa mengindahkan semua orkes tunggal yang sengaja disewanya sebenarnya untuk 5 jam,, tapi berhubung hanya bertahan 2 jam,, ya, sudahlah, kembalinya untuk mereka,, Jimmy tak akan masalah dengan uang,,,, takakan asa gunanya tanpa Jean,, meski kesal,, Jean yang sudah pula menangis lebih dulu,,menyesali,, kemarahannya wanita yang tak pasti dan tak beralasan tadi,, dia benar-benar menyesalinya,, bahkan sampai masuk ke mobil pun dirinya masih meneteskan air matanya wanita,,,

#Di Caye Ambar Real Estate ,, Belize Inn,, 08;10 malam~

Jimmy yang mulai memasuki kamar Jean yang semenjak tadi juga belum tertidur itu,, ya, dilihatnya Jean yang masih membuka matanya wanita lebar-lebar,, begitulah,, ada-ada aja,, mungkin dirinya benar-benar ingin minta maaf soal kejadian,, satu jam yang lalu di party Belmopen,,, tak harus se-menyesal itu Jean,, Jimmy saja sudah melupakannya,,, Jimmy pun yang mulai melangkah mendekati Jean-nya wanita,, ya,, sekedar mencoba menenangkan diri Jean yang masih berkeleparan tak bisa tidur itu,, dirinya hanya berusaha se-bisanya saja,, tak sedikit pun berusaha untuk se-lembut mungkin agar Jean bisa benar-benar merasakan dari ketulusannya yang juga sungguh-sungguh dari dalam hatinya itu,,,dirinya pun mulai membalikkan basan Jean,, di punggungnya wanita,, sekedar untuk melihat wajah Jean,, apakah masih sembab seperti ketika turun dari mobil,,

“Jean,, aku,minta, maaf,,ya? Tak sepantasnya,, di acara kita,, aku ,,, memarahimu, tanpa alas an yang jelas,, aku hanya sedikit emosi saja tadi,, aku memang tak bisa diandalkan,,, apa kau mau memaafkan laki-laki tak stabil sepertiku,, JEAN,,?” kata Jimmy yang juga ikut-ikutan tertular virus kata Jean yang selalu menekankan nama lawan bicara di akahir kata,, Jean,,, tak mendengarkan tampaknya wanita sebab,,

“kau tak mendengarku,,” Jean masih terus terdiam,,namun,, bukan apa,, perutnya wanita yang sedikit mual,, namun Jean masih belum mengerti juga kenapa,, ada apa dengan dirinya wanita,, Jimmy bahkan masih menganga tak habis piker,, apakah Jeanbenar-benar se-marah itu,,, ayolah JEAN,, MASA HANYA SEPERTI ITU SAJA MARAH,, itu yang dipikirkan Jimmy.. jim,, harus-nya yang marah atas semua ini,, namun, kenapa Jean yang diam, itu masih terus membayang di benaknya,,, namun perlahan dirinya pun mulai berhenti merongrong Jean dengan serbuan tanyanya itu,, Jimmy sudah beralih perhatiannya dengan piyama yang sedang dipakai oleh dirinya wanita,, entah apa itu,, yang jelas,, transparan,, ya,, kain kaca, coklat muda sesuai kulitnya wanita,, nyaris mirip dengan pakaian yang dikenakan dengan yang barusan dikenakannya wanita ketika di party,, namun ini sedikit terbuka di bagian perut,, ya,, kalian bisa bayangkan,, piyama,,ala western yang model terbaru,,, bagian kancingnya hanya ada satu di paling tas sebagai pengganti pengait kerah,, dan di bawahnya hanya ada pengait-pengait bukankancing melainkantali,, namun, entah kenapa Jean tak menalinya hingga terbuka sebagian punggungnya wanita yang sedikit tersibak itu,, Jimmy yang mulai menelan air liurnya pelan itu agar tidak terlihat kalau dirinya yang sedang mulai hendak severe syndrim-nya itu,, ingin melakukan banyak hal yang sudah sekian hari ditahannya sebab kondisi Jean yang tak memungkinkan untuk melayaninya itu,,, Jim pun memutuskan untuk tak meneruskan aksinya,, hanya membalik badan hendak meninggalkan Jean,,namun,, Jean yang malah,, berusaha menahannya kali ini, dengan sisa tenaga terakhirnya wanita,, dirinya yang berusaha membalik badan,,

“jangan pergi,, Jim,, aku takut sendiri,,,”

“tapi,, ada Cerry,,aku akan panggilkan,, tunggu sebentar, aku akan kembali—”

“dia sedang menemani Joe,, yang sudah sedari tadi pulas,, kau mau membangunkan Cerry hanya gara-gara aku?.. oh, jangan,,, kau temani aku saja, ya..”

“tapi, aku—”

“sudahlah,, tapi, kalu, kau tak mau, ya, aku tidak apa—”

“ssshhtttt… close your eyes… go to bed,,, aku di sini,,,” Jimmy pun segera meregangkan tulangnya yang juga sebenarnya serasa mau copot sebab kelelahan itu,, namun di sela-sela itu,, dirinya masih sempat membenahi tali di piyama yang Jean yang masih terbuka itu,, belum terkait,, Jean bisa masuk angin kalau terus seperti itu,, namun entha kenapa Jean tak mau dan memang dirinya wanita sengaja melonggarkan di sana,, sebab perutnya wanita yang sedikit bermasalah sedari di pesta tadi,,hingga-hingga dirinya wanita berubah menjadi sensitif itu,,, apa juga yang  tengah dirasakannya wanita kini, semoga itu,, hanya perasaannya wanita saja,, Jimmy pun mencoba membetulkan talinya wanita lagi,,namun berulang kali mencoba,, kali ini Jean malah menahan Jimmy dengan tangannya wanita sendiri,, menyentuh tangan kiri Jimmy yang melingkar di perutnya wanita kini,.,, hingga sedikir kenyamanan serta hangat yang dirasakannya wanita, sebentar pula dirinya berusaha merebah untuk menyamankan posisinya wanita,, namun sedikit sulit,,hingga Jim pun mengerti dan segera membantunya wanita,, untuk sedikit menarik bahu Jean dan diarahkan kepada di samping Jean tepat itu,,

Seketika Jean terbangun hanya tersenyum simpul dan mengecup pipi kanan Jimmy-nya wanita itu,, entah apa di pikirannya wanita yang se dikit aneh itu namun ini, justru secara sadar dilakukannya wanita,,, hahaha,, Jim,, yang baru tersadar dengan apa yang diterimanya itu pun segera menarik Jean ke dekapannya,, ya, meskipun sedikit sulit untuk menggeser di bagian kaki Jean yang baru bisa menggerakkan jemari kakinya wanita itu pun meletakkannya wanita tepat di atas dadanya,, dan mengecupnya cekikikan snap kiss,, stu per sekian setik, begitu cepat bagai hembusan angis si musim salju,,, menerjang tanpa berputar-putar seperti tornado itu,, ya,, sedikit mengagetkan namun benar-benar lebut kali ini,, seperti biasa,, menghantarkan Jean yang mulai terlelap di rengkuhannya itu,, seperti biasanya setelah ‘battle’ dan tumbang di akhir jalan, namun ini berbeda,, entahlah,, tunggu saja,, kurang sebentar,,, itu berarti tak lama lagi, berita baik akan mendatangi mereka,, ya, tepatnya menjemput di keluarga kecilnya yang tetap tabah ini menghadapi segala cobaan yang arusan menerpa Jean itu,, apakah itu,, tunggu 11 hari lagi,, ya,, ke Sant. Elle,, Paris,, dan satu bulan kemudian di Osaka Central Hospital (Osaka Chuo Byoin) 8-2 Sonezaki 2-chomme atau entah di Aomori Prefectural Central Hospital Higashi-Tsukurimichi 2-1-1,, entahlah,,mana yang Jimmy pilih sebagai Hospital terbaik,, maka di sana juga dirinya akan bertempat dinas,, tak lama lagi generasi Black n’ Jean Junior generasi ke-dua kan segera hadir,,,,, di bulan April,,, hahaha………..

About shiellafiollyamanda

"Wish my creation can inspire a lot of people, at least around me."
This entry was posted in NOVEL. Bookmark the permalink.

One Response to All The Season

  1. Luigi Fulk says:

    I just want to mention I am new to blogs and seriously savored your web page. More than likely I’m likely to bookmark your blog . You certainly come with excellent stories. With thanks for revealing your website page.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s