A Miracle Invasion


chapter 1

Yukiguni(Snow Country)

#2 Bulan Kemudian,,, Di Osaka,,,~

Jimmy yang berulang kali bingung dengan kesehatan yang Jean-nya wanita alami selama ini,, akhir-akhir ini,, kenapa dirinya wanita terus-terusan menurun kesehatannya wanita itu, entahlah,, yang jelas,, ini bukan hal yang aneh atau sekali saja,, namun berulang kali hal ini terjadi,, kalian tahu, seberapa panik-nya Jimmy yang harus melihat hal ini,mengetahui padahal Jean-nya sekarang yang tak pernah menyentuk obat-obatan itu,, bahkan pil tidur pun dirinya wanita juga sudah tak menyentuhnya ,,, namun kenapa masih saja,, menurun drastis kesehatannya wanita,, kendati itu,, Jimmy pun semakin berpikir keras tentang apa yang sebenarnya terjadi,, apakah dirinya wanita tengah menyembunyikan sesuatu tentang sering pingsan-nya wanita itu,,, ya, hal ini tentu sangat sungguh menyita perhatian Jimmy,, tentu bukan hal yang wajar pula,, di lain sisi juga Jong Sang yang pernah memberikan hasil diagnosa esehatan Jean yang sebenarnya juga mulai membaik,, sudah tak pernah kambuh,, bahkan phobia yang dulu diibap-nya wanita juga tak pernah ada keluhan lagi,, namun kenapa sekarang jadi Jimmy yang selalu mencemaskannya wanita,, hingga Jong Sang yang masih belum pulang dari berliburnya di Kawai dengan sang istri itu pun harus terpaksa terganggu dengan laporan-laporan Jimmy, rekan kerjanya itu yang begitu mendadak dan sedikit membingungkan tentu dibandingkan dengan hasil yang ada yang barusan juga dikeluarkannya dari L.A. Directory Hospital itu,,, namun,, inilah persahabatan,, takakan mungkin Jimmy minta bantuan bila sekiranya dia akan bisa menanganinya sendiri,,, demi Jean,, sang istri tercinta dimana sudah 7 tahun mereka menjalin ikatan suci itu,,

Omong-omong, ya, seperti yang kalian ketahui,, Joe, Staenbee Jonas, King Bee mereka ini,, ya, memang sempat tak ikut di Paris, se-bulan yang lalu itu,, untuk mengurus kenaikannya ke Elemantary School itu,, yach,, tentu di April ini dirinya akan masuk ke Sekolah Dasar itu,, tak salah lagi,, pasti karena ikut daddy-mommy-nya ke Jepang,, tentu untuk 4 tahun itu dirinya akan bersekolah di sana,,, seperti apakah kehidupan baru-nya yang akan dijalaninya dengan sang ayah itu,, ya, maksudnya tentu itu semua berkat ayah-nya,, dirinya yang sekecil itu,, bisa merasakan hidup di belahan bumi lain yang tentu-nya juga bukan tempat yang akrab dengan dirinya itu,, kalian tahu, bukan? Joe bocah Amerika,, ini,, meski pun dirinya juga punya keturunan Asia dari Sang Ayah dan Ibu-nya ? Dan kini mereka akan saling belajar untuk berbagi,, dan menata hidup yang baru, lembar yang baru di Jepang, ya, di Tokyo itu,, meskipun sang daddy berdinas di Osaka Hospital,, tepat-nya di Osaka Central Hospital (Osaka Chuo Byoin) 8-2 Sonezaki 2-chomme,, Byouin itu nama lain dari rumah sakit, yap, Hospital,, dalam bahasa Jepang tentunya,, tak jauh,,, memang, hanya seperti kalau Perjalanan osaka ditempuh dalam waktu 2 jam 35 menit dengan menggunakan nozomi (jarak tokyo-osaka adalah 552.6 km). Nozomi (のぞみ) is the fastest train service running on the Tōkaidō/Sanyō Shinkansen in Japan. Tahu, sekarang, bukan,, sejenis trem tercepat yang ada di Jepang,,, hemm,, menyenangkan bagi mereka tentu-nya jadi memiliki banyak pengalaman baru yang menyenangkan tentu,, apalagi Joe, bagi Joe yang tak pernah,, belum pernah singkatnya merasakan seperti apa itu naik trem layang,,, dan di bawah tanah,, sebab hal ini hanya akan ditemukan di Jepang,, sebenarnya pembatasan namun justru malah menjadi sesuatu yang unik untuk Jeapng itu sendiri,,, Joe, yang begitu senang saat pertama kalinya Jim, sang Daddy mengajaknya sekedar hendak untuk mengenalkan dengan lingkungan barunya,, yaitu di sekolah dasar (shougakkou) Kikawa-Minami Sekolah Dasar ber-reputasi A sekolah kota di Osaka , yang didirikan pada tahun 1960,, ya, sejenis sekolah internasional untuk mereka yang keturunan Korea tentunya,, namun ini tak berlaku sekarang, semua anak bisa saja dengan mudah masuk ke shougakkou ini,, seperti Joe, yang bahkan tak tahu-menahu dengan bahasa Jeapng,, hanya bermodal bahasa American English yang dimilikinya saja alisas yang digunakan sebagai ‘motherland language’-nya,,

#Di Kediaman Sakura House,, Real Estate sekaligus Apartemen Khusus American Dokter di Tokyo 04;00 sore~

Cherry Blossom Festival Jepang,,,^

Ini dikenal sebagai salah satu bunga yang paling indah diterangi ceri di Jepang. Cherry Blossom Season:awal April – pertengahan April di tanggal 4-28,, hemm,, menyenangkan,, tentu Jimmy juga sudah memiliki rencana untuk ini,, ya,, mengajak Jean-nya,, untuk menikmati ini,, semua,, dimana musim dan bulan paling indah selain November yang ada di Jepang,, sebab seminya bunga-bunga nan indah itu,, dan Perayaan April 8 diperingati sebagai ulang tahun Buddha di seluruh Jepang dengan baptisan…Festival untuk menandai pembukaan musim mendaki gunung di Kamikochi,,, hemm,, tak sabar Jimmy ingin menghabiskan banyak waktu dengan Jean-nya yang juga mulai mengalami banyak perkembangan dengan kaki-nya wanita,, yang mana sekarang di pergelangan kakinya wanita yang sudah nampak mulai dapat digerakkan daripada sebelumnya,, yang bahkan untuk menggerakkan ujung-ujung jemari kakinya wanita saja harus dirinya wanita bersusah payah untuk itu,, namun sekarang sudah tidak lagi,, dirinya sungguh sangat bahagaia untuk itu,, itu berarti sudah ada kesempatan dan harapan Jean yang akan sembuh tak lama lagi,, namun entah kapan itu akan terjadi,, yang jelas lihat saja,,,

Di Satu Sisi,, Kabar YongSeo dan HongEun Keluarga yang berada di Canada^

Pasangan suami-istri YongSeo yang tentu sedang kewalahan sekarang ini, sekedar untuk menenangkan bagaimana buah hatinya itu bisa diam sekarang,, ya, Rose, Queen-nya yang sebentar-sebentar selalu bilang untuk ingin bertemu dengan sahabat mainnya itu,, siapa lagi kalau bukan Jonas,, ya,, semenjak dirinya gadis cilik itu mengunjungi ke tempat pamannya gadis di Canada Mansion itu,, tentu hanyalah Joe yang selalu dicarinya gadis,, entah kenapa hal itu sellau begitu dan tak pernah berubah,, secara kasad mata,, ke-duanya memang memiliki kedekatan secara emosi,, ya, biasa anak kecil,, namun, entahlah,, namun begitu memang sifat Rose,, yang selalu manja,, dan memang dimanjakan oleh kedua orang tuanya gadis itu,, sehingga harus sesuatu yang dimintanya gadis,, dikabulkan saat itu juga,, tak menungggu nanti-nanti,, kecuali apabila ingin mendengar tangisan rengekannya gadis yang begitu keras dan mencekam di telinga itu,, hahaha,,,,

berbeda dengan YongSeo keluarga,, berbeda pula dengan pasangan baru 3 bulan ini,, HongEun yang mana mereka juga tengah menantikan kelahiran segera putra pertama mereka itu,, entah apa yang mendasari mereka yang begitu yakin bahwa anak yang tengah dikandugn Eun Hye yang bernama lahir Yukino Kinori itu adalah berjenis kelamin laki-laki,, namun itulah yang sedang dirasa Hong Ki,, yang tengah menjabat dokter diagnosa itu, di laboratorium I salah satu bagian CTA di rumah sakit American Hospital Directory di USA Hospitals tepatnya,,, yah,, inilah debut pertamanya untuk menjadi seorang dokter seperti apa yang diidamkannya setelah juga menengok sang kakak laki-lakinya itu,, yang mana tampaknya memiliki pribadi yang sangat mulia tentu untuk membantu pasien-pasien jantung kronis maupun serangan jantung koroner dan lain sebagianya… namun masih lama juga untuk menanti sang bayi lahir,, baru 4 bulan usia kandungan Eun Hye-nya wanita itu,, kadang untuk membantu pekerjaannya dirinya juga banyak menghubungi Jimmy, sang kakak untuk sekedar berdiskusi tentang metode terbaik mana yang dipilihnya untuk mendiagnosa bebrapa penyakit yang sulit dideteksi oleh mesin CTA itu,,, hemmm,, saudara yang saling menguntungkan dalam kerja sama dan tentu sangan klop itu,, kenapa,, entahlah, yang jelas,, itulah mereka,, yang memang di mudanya saling berebut masalah gadis,, namun sekrang menjadi rekan kerja se-profesi,, sungguh unik,,,

#Untuk Jimmy-Jean,, yang sekarang tinggal di Tokyo Real Estate…~

Jimmy yang tengah kembali dari tempat dinasnya yang baru itu,, hanya sesekali berjalan mondar-mandir di depan sofanya itu,, ya,, dirinya yang tenagh menyususn rencana yang telah tercantum di otaknya itu,, ya,, untuk mengajak Joe-nya jalan-jalan sekaligus Jean yang barusan pulih dari semua keluhan kesehatannya wanita itu, semoga itu tak menyerangnya wanita lagi,, semoga semua berjalan dengan lancar dan,, hemm,,, baguslah, intinya jangan sampai dirinya harus bertengkar gara-gara untuk menasehati Jean yang mulai keras kepala itu,, bahkan mengalahkan sifat asli dari Jimmy yang paling keras kepala dari ke-duanya,, lucu,, nampaknya ke-duasifat alami mereka saling bertukar tempat,, Jimmy menjadi was-was selalu seperti Jean,, dan Jean yang mendadak sedikit gila,, sebba keras kepalanya wanita yang menjado-jadi kadang kala,, hahaha,, cekikikan pasti jikalau kalian menyaksikan langsung seperti apa tingkah mereka akhir-akhir ini,, lagi pula Jean juga makin sering mual-mual tak pasti,, dan yang terparah,, yang mual-mual Jean,, namun justru Jimmy yang terserang kejang otot hingga-hingga dirinya sesekali akan muntah tanpa sengaja,, hahaha,, ada, bukan, ternyata,, Jean yang hendak hamil,, namun gejala-gejala ringan yang dirasakan Jimmy-nya wanita yang tentu sangat menyiksa tubuhnya itu,,

“Jean,,!!!!” teriak Jimmy memanggil istrinya di balik kamar di hadapannya yang berada tak jauh di depannya itu,,, ya,, di balik pintu yang entah terbuat dari bahan apa,, meski modern sekali namun tetap saja,, harus sedikit digeser untuk membukanya,, dan kaca di depannya yang juga terkesan cantik,, transparan yang mampu mmeperlihatkan satu siluet yang berada di di dalamnya,, tentu Jean,, yang sedang berupaya,, mendorong kursi rodanya wanita,, yang mulai diayun dan dikontrol-nya wanita kini untuk memegangi di pengait itu,, supaya seimbang menopang tubuhnya wanita yang lebih kecil terlihat sekarang,,

“apa,,, jangan berteriak seperti itum, Jim,, King belum pulang,,,”

“ya,, aku tahu!!! tapi,, kumohon keluarlah dulu, aku mau bicara!!!”

“argh! Sudah kubilang jangan berteriak-teriak seperti orang gila seperti itu”

“iya,, tapi,,” kata Jimmy yang mendadak terhenti sejenak memandangi Jean yang menatapnya dengan tatapan tak kalah bingunggnya dengan wajah dan tampang yang tengah dipasang Jimmy-nya wanita itu,,,

“kenapa,, ada apa..” Jimmy masih diam,, dan hanya melangkah maju dan kemudian berjongkok untuk menyamakan posisinya memandang Jean,,

“katamu ada yang ingin kau sampaikan,, namun, setelah aku ke sini,, kau malah diam,, jangan mempermainkan aku, Jim,, kau mulai kurang ajar sekarang,,, mentang-mentang aku sakit sekarang, huh? Kau itu,, menyebalkan!!!” teriak Jean yang mulai memukul-mukul bahu Jimmy-nya wanita itu,,

“Hei, tenang dulu, kalau kau tak tenang mana bisa aku,, menjelaskan,, dasar,, keras kepala!!!”

“apa kau bilang,,!!! kau—” tertahan sebab Jimmy yang memeluknya di rengkuhannya itu,, dekapannya yang memang begitu hangat,, telah lama,, ini tak terjadi,, entah kenapa,, serasa detak jantung Jean yang hendak copot,, Jimmy yang justru menyukai hal itu,, Jean yang bisa sedikit saja tenang dihadapannya kali ini,,,,,,,,,,,,,,,, semoga seterusnya,,,,,

 

 

About shiellafiollyamanda

"Wish my creation can inspire a lot of people, at least around me."
This entry was posted in NOVEL. Bookmark the permalink.

One Response to A Miracle Invasion

  1. I just want to say I’m new to weblog and honestly liked this blog site. More than likely I’m want to bookmark your site . You amazingly have impressive article content. Kudos for sharing your webpage.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s