FF GEUNSHIN “I LOVE MR. JANG & MR. JUNG” Part 2


Realize & Idealize like everything’s useful, meaningful, helpful, playful, and the other things can inspire for each other people entire the world..^^ practice make perfect Sometimes we tend to be in despair when the person we love leaves us, but the truth is, it’s not our loss, but theirs, for they left the only person who couldn’t give up on them.

by ShiElla FiOlly AmAnda on Sunday, April 22, 2012 at 11:53pm ·

Title : I Love Mr. Jang & Mr. Jung
Genre : Romance and Comedy
Author : LA (Lee Aniez) feat. Shiella Fiolly (io)
NB : Ini ff duet perdana, jadi mian kalau ceritanya gaje. Mohon bimbingannya.

Cast :
                Jang Geun Seok
              
                Park Shin Hye
              
                Jung Yong Hwa
              

Part 2

                “Sunbae.. apa boleh aku tau siapa nama sunbae..?” tanya EunJung sopan kepada namja tampan mahasiswa baru di hadapannya.

“Emm.. Namaku…”

“EunJung~ah.. aku dan oppa mau pulang.. kau tidak ingin pulang..?” potong yeoja cantik itu sebelum namja mahasiswa baru tampan itu menjawab pertanyaan EunJung.

“Kya! Tunggu sebentar,” protes EunJung.

“Sunbae, bisa kau teruskan ?” pinta EunJung.

“Namaku GeunSeok.. Jang GeunSeok,” jawab mahasiswa baru itu.

“Geurae.. na Han EunJung imnida,” balas EunJung memperkenalkan diri.

“Emm,” sahut GeunSeok.

“Sunbae, boleh aku minta nomor teleponmu..? Sunbae, alamat rumahmu..? Sunbae, apa kau sudah memiliki yeojachingu ? Sunbae, saranghae..” histeris para siswi.

“KYA.. ! sudah sana pergi ! kalau kalian tidak segera pulang, maka aku akan melaporkan kalian kepada Kim seonsaengnim,” gertak EunJung. Para siswi yang mendengar nama Kim seonsaengnim yang terbilang galak langsung berlari  keluar.

“Hahaha.” Tawa EunJung puas karena berhasil mengusir siswi – siswi yang dipikirnya mengganggu GeunSeok.

“Gomawo,” ucap GeunSeok merasa tertolong.

“Ne, Sunbae.. Cheonma.. itu memang keahlianku,” ucap EunJung menepuk dadanya penuh bangga.

“Cihh! Anak ini.. !” gumam yeoja cantik itu melihat tingkat sahabatnya.

“Chagi.. palli kajja.” Ajak namjachingu yeoja itu seraya menggandeng tangannya.

“Ne, oppa,” sahutnya.

“EunJung~ah, palli kae.” Ajaknya.

“Arra,” sahut EunJung lalu pamit kepada GeunSeok.

“Sunbae.. aku pulang dulu, sampai bertemu besok.” Kata EunJung mantap.

“Emm.” Angguk GeunSeok.

                EunJung, yeoja cantik, dan namjachingu pun pergi.

“Kya.. kira – kira kapan YongHwa dan ShinHye akan putus.. aku ingin sekali memiliki yeojachingu seperti ShinHye,” gumam Jeremy salah satu namja yang berada di belakang GeunSeok.

“Siapa nama yeoja itu..?” tanya GeunSeok tiba – tiba.

“ShinHye.. Park ShinHye.. kau tidak tahu..?” Jeremy balik bertanya.

“Jeremy bodoh.” Ledek Kibum namja yang duduk di sebelah GeunSeok.

“Kya! Kenapa kau mengatai aku bodoh !” protes Jeremy tidak terima dikatai bodoh.

“GeunSeok baru pindah tadi pagi, jadi mana mungkin dia tahu siapa ShinHye?” kata Kibum menimpali santai.

“Aaah geurae.” Angguk Jeremy.

“Park ShinHye adalah yeoja yang terkenal di kampus ini.. selain cantik dan pintar, dia juga yeoja yang baik.. walau terkadang sifatnya memang dingin kepada orang yang belum dikenalnya.” kata Kibum menjelaskan kepada GeunSeok.

“Hmm.”

“Di kampus ini tidak ada yang tidak kenal ShinHye.. bahkan namja – namja yang populer  di kampus ini sangat dekat dengannya.. ShinHye yeoja yang banyak disukai para namja di kampus ini tak terkecuali aku,” kata Jeremy ikut menjelaskan panjang lebar.

“Lalu namja yang tadi bersamanya..?” tanya GeunSeok lagi.

“Itu Jung YongHwa.. namjachingu ShinHye.” Jawab Kibum.

“YongHwa sama populernya dengan ShinHye.. YongHwa benar – benar namja yang beruntung.. ayahnya salah satu orang yang memiliki kuasa di kampus ini.. beruntungnya lagi YongHwa bisa memiliki yeojachingu yang cantik seperti ShinHye.” kata Jeremy dengan wajah kecewa yang dibuat – buat.

“Cihh! Anak ini.. oh ya, GeunSeok, aku pergi duluan,” kata Kibum berdiri seraya menepuk bahu GeunSeok lalu melangkah pergi.

“Kya! Kibum, tunggu aku.. hari ini aku tidak bawa mobil jadi aku ikut denganmu.. GeunSeok, aku pergi,” pamit Jeremy.

“Emm.” Angguk GeunSeok. Jeremy pun berlari  mengejar  Kibum. Seperginya Kibum dan Jeremy, GeunSeok pun juga pergi.

..KEESOKAN HARINYA.. RUMAH SHINHYE.. 7 PAGI..

*ShinHye POV

Pagi ini seperti biasa sebelum pergi mandi, aku selalu memeriksa phonecellku dan seperti biasa setiap pagi di layar phonecellku tertera banyak nomor baru yang tidak kukenal mengirimkan pesan ke nomorku. Aku buka dan aku bawa satu per satu isi pesan itu.

Selamat pagi, cantik, sudah bangun ?
Selamat pagi, Cantik, aku adalag penggemar rahasiamu..
Selamat pagi, Cantik, aku menyukaimu..

Hufth! Aku putuskan untuk tidak membaca lagi pesan yang masih menyempah di phonecellku. Kalian tahu kenapa ? karena kalau aku bawa semuanya, mungkin aku tidak akan mandi – mandi karena ada lima puluh lebih pesan yang masuk. Aku pun memencet beberapa digit angka yang sudah aku hafal betul lalu menekan tombol hijau bergambar gagang telepon itu,

“Hmm,” jawab namjachinguku  di seberang telepon.

“Oppa.. kau masih tidur..?” tanyaku.

“Emm.. chagi.. aku masih ingin tidur.” Jawabnya lagi. Namjachinguku ini adalah namja yang suka sekali tidur. Dan dia namja yang sangat sangat sangat susah untuk bangun. Dia paling benci kalau ada orang yang mengganggu tidurnya terkecuali aku. Setiap pagi akulah yang bertugas membangunkan tidurnya entah itu secara halus atau melalui telepon. Karena para pembantu dan maid yang ada di rumahnya tak ada satu pun yang berani membangunkannya. Hanya aku yang berani karena aku yeojachingunya.

“Chagi~ah.. kenapa kau diam, wae..?”

“Nde..?”

“ah, anny.. oppa, pagi ini kau tidak usah menjemputku,”

“waeyo..?”

“Aku akan bawa mobil sendiri.. nanti siang sehabis jam kuliah aku tidak langsung pulang.. ada beberapa hal yang akan aku kerjakan, ku takut oppa terlalu lama menungguku.”

“Geurae..?”

“Emm,”

“kalau begitu nanti kita bertemu di kampus.”

“Nde.”

“Ya sudah, oppa tutup dulu.”

“Emm.”

“Saranghae,”

“Saranghae.”

PIP.. aku letakkan phoncellku di meja samping tempat tidurku lalu pergi mandi.

*ShinHye POV End

..20 menit kemudian..

Setlah selesai mandi dan berpakaian, ShinHye pergi ke dapur yang ada di lantai bawah untuk sarapan. Sesampainya di dapur, ShinHye langsung duduk di meja makan lalu segera memakan makanan yang sudah disiapkan bibi SeoBin pembantu di rumah ShinHye.

“Bi,” panggil ShinHye.

“Iya, Non,” sahut bibi SeoBin.

“Kapan appa dan eomma pulang dari Jepang..?”

“Tuan bilang tiga hari lagi.. memangnya ada apa, non..?”

“Anniyo, bi. Aku sudah selesai sarapan.. aku pergi dulu.” Pamit ShinHye seraya meminum susu cokelat hangatya.

“Yee.”

ShinHye pun berjalan keluar rumahnya menuju mobil merah miliknya yang sudah berada di depan rumah. ShinHye pun masuk ke mobilnya menuju ke kampusnya.

.. UNIVERSITAS HANYANG..

Sesampainya ShinHye di depan kelasnya ShinHye yang melihat tidak ada YongHwa di depan kelasnya langsung memutuskan untuk tidak jadi masuk ke kelasnya. ShinHye malah pergi ke lantai dua menuju kelas YongHwa. Sesampainya di depan kelas YongHwa, ShinHye melihat bangku yang biasa diduduki YongHwa kosong. Akhirnya ShinHye memutuskan untuk masuk ke dalam, lalu berjalan ke arah dimana GeunSeok, Jeremy, dan Kibum duduk.

“Annyeong haseyo,” sapa ShinHye ramah.

“Annyeong,” sahut Kibum dan Jeremy sedangkan GeunSeok hanya diam.

“Kibum sunbae, apa kau lihat oppa YongHwa sudah datang..?” tanya ShinHye.

“Belum. Sepertinya hari ini YongHwa tidak masuk,” jawab Kibum.

“Emm.. gomassimida, sunbae.. aku permisi.” Kata ShinHye lalu kembali ke kelasnya. Sesampainhya di dalam kelas, ShinHye langsung duduk di samping EunJung.

“EunJung~ah.. kenapa kelas kita sepi sekali.. kemana yang lain ?”

“Kau tidak tahu hari ini tidak ada kelas, tadi Park seonsaengnim memberitahu semua siswa.”

“waeyo..?”

“Katanya semua seonsaengnim mengadakan rapat dadakan.”

“geurae?”

“Emm.” Angguk EunJung.

“Pantas saja YongHwa oppa tidak masuk.. rupanya dia sudah tahu,” batin ShinHye.

“ShinHye~ah,” panggil EunJung.

“Karena hari ini tidak ada kelas lebih baik kita pergi ke kelas GeunSeok sunbae.. otte..?” usul EunJung.

“Nde..? shireo.” Tolak ShinHye.

“Kau ini.. baiklah kalau kau tidak mau biar aku pergi sendiri saja.” Kata EunJung lalu pergi. ShinHye pun pergi ke taman yang ada di belakang nkampus. Taman ini adalah tempat favorit ShinHye. Saat ShinHye sedang berjalan menuju sebuah pohon ShinHye mendengar suara anak burung. ShinHye pun mencari dimana asal suara itu. Saat ShinHye berada di bawah pohon. ShinHye melihat seekor anak burung lalu mengambil anak burung itu dan meletakkannya di tangannya.

“Apa kau terjatuh dari sarangmu ?” gumam ShinHye saat melihat ada sarang burung di atas pohon tempatnya berdiri.

“Aku akan membantu membawamu ke sarangmu.” Kata ShinHye lalu mulai naik ke atas pohon dengan hati – hati. Sesampainya di atas pohon, ShinHye meletakkan anak burung itu ke dalam sarangnya. Saat Hye menatap ke bawah ingin turun, mendadak keberaniannya mengendur melihat ketinggian.

“OMO.” Pekik ShinHye.

“Bagaimana caranya aku turun.” Lanjutnya.

“Waeyo.. kau tidak bisa turun..?” tanya GeunSeok tiba – tiba datang.

“Kau.. kenapa kau bisa ada di sini..?”

“Aku yang harusnya bertanya.. sedang apa kau di atas sana..?”

“Aku.. aku—bukan urusanmu..”

“Cihh! Kau bisa naik tapi tidak bisa turun.”

“Kau..”

“cepat turun.”

“kalau aku bisa turun, sudah dari tadi aku turun.”

“lompat..!!”

“mwo..? kya.. kau ingin aku mati.?”

“aku bilang lompat.. aku akan menangkapmu.”

“mwo..? shireo”

“apa kau ingin terus di atas situ..?”

“aku—aku—“

“baiklah kalau kau tidak mau turun.. na kaeke.” Kata GeunSeok berbalik hendak pergi.

“KYA CHAKKAM” Teriak ShinHye. GeunSeok pun berhenti lalu berbalik.

“Wae..?”

“Bantu aku turun.”

“Cihh.. cepat lompat”

“Hitungan ke tiga aku lompat.. awas kalau sampai aku jatuh.”

“Palli.”

“Arra.. satu.. dua..” ShinHye menarik napas sambil memjamkan matanya.

“tiga..” ShinHye pun melompat.

HAAP.. Tangkapan GeunSeok tepat. ShinHye pun membuka matanya. ShinHye dan GeunSeok saling menatap satu sama lain. GeunSeok semakin mendekatkan wajahnya ke wajah ShinHye. Semakin dekat, semakin dekat membuat ShinHye memjamkan matanya.

“Kau tidak ingin turun.. ? badanmu berat.” Bisik GeunSeok.

“Nde.. ?” Canggung ShinHye.

TO BE CONTINOUED*>

About shiellafiollyamanda

"Wish my creation can inspire a lot of people, at least around me."
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s